Kakek Herman, Si Pemanggul Rezeki

Kakek Herman, Si Pemanggul Rezeki

Pagi adalah pertanda hari baru telah dimulai. Setiap orang sibuk dengan kegiatannya masing-masing, termasuk kakek Herman. Sejak pukul 7 pagi, kakek sudah mulai beraktivitas untuk mencari nafkah demi keluarganya. Di usia yang sudah memasuki bilangan 82 tahun itu, kakek tetap melangkah mencari rongsokan yang bisa dia bawa pulang untuk ditukarkan menjadi uang.

Usia yang tidak lagi muda menjadi satu kendala tersendiri bagi kakek. Kaki yang tidak lagi kokoh dan juga punggung yang tidak terlalu kuat memanggul beban banyak membuat kakek harus membagi waktu untuk mencari barang rongsok, berupa botol plastik, gelas plastik dan juga kardus.

Biasanya kakek mencari rongsokan tersebut mulai dari pukul 7 pagi sampai 1 siang, lalu untuk sekedar istirahat biasanya kakek makan di sebuah warteg di dekat polsek Kemayoran, Jakarta Pusat.

1521338690404

Setelah tenaga kakek terisi kembali maka beliau kembali bekerja mulai sekitar jam 3 sore hingga pukul 7 malam. Tempat yang kakek datangi pun terbilang tidak terlalu banyak, hanya sekitaran rumah susun, polsek Kemayoran, Palazo hingga Pademangan. Walau pun sudah berusaha,tidak setiap hari kakek bisa mengumpulkan banyak rongsokan untuk dapat ditukarkan.

Biasanya rongsokan itu terkumpul ketika sudah memasuki hari ke-3 atau ke-4 , bahkan terkadang rongsokan kakek baru terkumpul banyak ketika sudah memasuki hari ke-7. Hasil yang kakek dapatkan pun terhitung tidak banyak, hanya sekitar Rp200 –  Rl300 ribuan tiap bulannya.

Untungnya bos pemilik rongsokan berbaik hati dengan mempersilahkan kakek untuk tinggal di tempatnya bersama para pencari rongsokan lain tanpa dikenai biaya.

Kakek sendiri sudah melakukan pekerjaan tersebut hampir lima tahun belakangan ini. Di usianya yang sudah terbilang cukup itu, kakek masih harus menanggung beban keluarga beliau, seorang anaknya dan juga istri beliau yang sedang sakit. Anak kakek sendiri mengalami gangguan psikis dikarenakan gaji yang tidak dibayarkan oleh majikannya saat bekerja di negeri tetangga.

Alhamdulillah donasi untuk kakek Herman telah diberikan pada kegiatan eksekusi Februari 2018 pada tanggal 25 Februari 2018. Terima kasih banyak donatur dan sahabat KNJ atas bantuannya untuk kakek. Selain bisa dipakai untuk biaya pulang kampung, kakek juga bisa memanfaatkannya untuk membiayai pengobatan sang istri tercinta.

Editor: Eny Wulandari

About The Author

admin

No Comments

Leave a Reply

CONTACT US

Rekening Donasi :

rek.BCA . 88 0074 7296 a/n yona luverina

Gathering :

Taman Menteng
Jl. HOS. Cokroaminoto,Menteng,
Jakarta Pusat,
Daerah Khusus Ibukota Jakarta
10310

Contact Person:

Public Relation - Tania : 087710111117
Line Official : @ketimbangngemisjkt

Hargai Mereka yang SAY NO TO MENGEMIS

© Ketimbang Ngemis Jakarta ~ 2016 All Rights Reserved