Pejuang Mandiri Itu Bernama Ibu Nemah

Pejuang Mandiri Itu Bernama Ibu Nemah

Sudah hampir 35 tahun ibu Nemah merantau di Jakarta. Sosok mulia atau solia berusia 69 tahun ini asli warga Kuningan, Jawa Barat. Ibu Nemah telah menerima donasi dari donatur dan sahabat KNJ dalam project eksekusi ke-38 April 2019 yang lalu.

Saat ini ibu Nemah tinggal sendiri di gudang bengkel milik orang lain. Beliau berjualan makanan ringan dan minuman di pinggir jalan jalan Kedoya Raya, Jakarta Barat. Dalam sehari, ibu Nemah memperoleh penghasilan kurang dari Rp50 ribu untuk menghidupi dirinya sendiri.

Beliau biasa berjualan dari jam 6 pagi hingga 10 malam. Beliau mempunyai delapan orang anak, beberapa di antaranya sudah mempunyai keluarga sendiri. Beliau hidup sendiri tidak bersama anak-anaknya dikarenakan tidak mau merepotkan mereka. Suami ibu Nemah meninggal tahun 2010 akibat kecelakaan.

Selain berjualan, kadang beliau menambah penghasilan dari menyapu toko dan mengumpulkan barang plastik. Ibu Nemah tidak mau mengemis sebab tidak mempunyai niat meminta belas kasihan orang lain. Selama masih diberikan kesehatan, beliau akan berdiri di atas kaki sendiri atau hidup mandiri.

Ibu Nemah mengucapkan terima kasih kepada para donatur yang telah memberikan rezekinya. Donasi yang beliau terima yakni donasi Rp2 juta, donasi amanah Rp784 ribu, pakaian, alat sholat dan sembako.

Semoga para donatur dibalas kebaikannya, dilimpahkan rezekinya dan diberi umur panjang, aamiin. Donasi tersebut akan digunakan beliau untuk modal usahanya.

Editor: Eny Wulandari

About The Author

Eny Wulandari

No Comments

Leave a Reply

CONTACT US

Rekening Donasi :

rek.BCA . 88 0074 7296 a/n yona luverina

Gathering :

Taman Menteng
Jl. HOS. Cokroaminoto,Menteng,
Jakarta Pusat,
Daerah Khusus Ibukota Jakarta
10310

Contact Person:

Public Relation - Tania : 087710111117
Line Official : @ketimbangngemisjkt

Hargai Mereka yang SAY NO TO MENGEMIS

© Ketimbang Ngemis Jakarta ~ 2016 All Rights Reserved